Gatot Dusun Sukorejo Maling Bantuan Hand Traktor Dibekingi UPT Pertanian Sukorame

LAMONGAN – Gatot adalah bukan anggota kelompok tani yakni bukan sekertaris bukan bendahara bukan ketua kelompok tani dia hanya, sekertaris LMDH tetapi Gatot sudah berani menjual bantuan hand traktor pada tahun 2015 telah menjual di Pak Darmaji 16 Juta dan Pak Purnomo 15 Juta, kedua orang ini  asli penduduk sukorejo Desa Sukorame. Pada tahun 2017 bulan Juni hari kamis datang bantuan Hand Traktor lima (5) unit dari Dinas Pertanian Lamongan atas keterangan kepala dusun Sukorejo Desa Sukorame bernama Warji juga kelompok tani telah mengatakan  bahwa dapat bantuan berupa pengajuan proposal kemudian mendapat hand traktor dan diambil oleh Gatot Ke Dinas Kabupaten Lamongan lalu diturunkan didepan rumah Gatot  atas perintah Kasun  Sukorejo dan warga mengetahuinya.

Namun pada hari sabtu tanggal 24-6-2017 sekitar pada jam 09.00 Bambang Kepala UPT Pertanian Sukorame pertemuan dengan  Gatot dan Suharmadi di terminal Sukorame tempat ojek, lalu ketiga orang ini ada apa ? karena pada hari Kamis Gatot mendapat bantuan 5 Head traktor dari Dinas Pertanian Lamongan. Setelah menerima Hand Traktor kemudian Gatot sudah berani menjual dua (2) unit ke pak Puput  dan Pak Jihan  juga asal dari Dusun Sukorejo  Desa Sukorame,  lalu ketiga (3) unit dirahasiakan alis belum ada informasi dari warga. Kemudian  Kepala Dusun Sukorejo Warji  juga anggota kelompok tani  telah mengatakan  mendapatkan bantuan  bibit jagung bisi 18 sebanyak 2,5 Kuwintal  untuk ditanam  25 Hektar dan dijual  satu orang 5 Kg  lalu 1 kgnya  dijual 20RIBU  keterangan ini langsung dari  Kasun Sukorejo Warji pada bulan  juni 2017 dan juga keterangan warga masyarakat Dusun Sukorejo  kemudian ditambah lagi masyarakat menerangkan  Gatot menjual bibit bantuan  hanya orang-orang yang suka atau mudah diperintahnya, ditambah lagi bantuan padi  Gatot yang berperang mengambil bibit padi di  Kantor UPT Pertanian Sukorame.

Ketika dikonfirmasi wartawan Koran ini Bambang Kepala UPT Pertanian Sukorame mengatakan  dengan bahasa plintat-plintut  dan hanya berkata untuk bekerja dan kemudian bantuan jagung Bambang Kepala UPT Pertanian mengelak tidak ada bantuan jagung bisi18 hanya pada bulan 9 samapai bulan 10 dan bantuan jagung dari mana padahal masyarakat sudah menerima bibit Jagung dan juga dari keterangan Kasun Sukorejo Warji mendapat bantuan 2,5 Kwintal diterima oleh Gatot dan lumayan  Gatot  mendapat untung besar, karena berani menjual semua bantuan yang diterima karena pernah jadi tim sukses Bupati Fadli, ini atas keterangan warga yang mengetahui seluk beluk Dusun Sukorejo Desa Sukorame. (spn)

 

Related posts

Leave a Comment