HUKRIM 

SIDANG LANJUTAN KE 5 KASUS BEGAL PASURUAN YANG MENGHADIRKAN SAKSI POLISI

PASURUAN – Sidang lanjutan kasus begal di Desa Puspo Pasuruan pada 27 September yang digelar di Pengadilan Negeri Bangil berjalan lancar dan aman, bahwasanya terdakwa atas nama Jaini bin Tomo warga asal Dusun Watugentong, Desa Ngantungan, Kecamatan Pasrepan – Pasuruan melanjutkan kasus sidangnya dengan didampingi kuasa hukumnya, Haris.SH dan Fauzan. SH. Dengan dihadiri dari pihak Kepolisian selaku saksi Polisi proses penangkapan. Disidang ini ada beberapa pertanyaan, yang langsung ditanyakan kepada saksi dari pihak Kepolisian, namun di beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh penasehat hukum dari pada terdakwa, saksi penangkapan tidak dapat memberikan jawaban/atau keterangan.
Ditengah tengah sidang lanjutan Jaini bin Tomo selaku terdakwa juga diberikan kesempatan untuk melontarkan beberapa pertanyaan, namun saksi juga tetap keberatan untuk menjawab pertanyaan terdakwa. Malah sempat ada pertanyaan yang dilakukan oleh terdakwa Jaini bin Tomo terhadap saksi. -Apakah anda ingat waktu anda telah memukul saya pake kayu…?-Apakah anda ingat waktu saya disuruh telanjang dan dimasukan kedalam bak mandi (jeding).
-Dan apakah ingat waktu anda memborgol saya. Terdakwa sempat memberikan pengakuan bahwa semua keterangan dan pengakuan karena dipaksa.
Namun lagi lagi saksi dari Kepolisian tidak dapat menjawab. Disela sela pertanyaan Haris SH selaku penasehat hukum dari terdakwa juga menanyakan tentang kewenangan saksi Polisi sebagai penyidik, namun menurut saksi Polisi pertanyaan itu sudah terlalu dalam dan tidak mau menjawab atas pertanyaan yang dilontarkan oleh Haris SH. Setelah kami konfirmasi ke saksi Polisi diluar persidangan bahwasanya saksi Polisi telah menyerahkan semua kewenangan hukum ke Hakim. Dan sidang akan dilanjutkan ke persidangan selanjutnya pada 11 Oktober 2018 dengan menghadirkan saksi saksi dari terdakwa. (frs/red)

Related posts

Leave a Comment