OPSI JATIM 

Wujudkan Pembangunan Jembatan Penghubung dengan Swadaya Masyarakat

LAMONGAN – Keberhasilan desa Mojorejo kecamatan Modo dalam pembangunan desa, terwujud tidak hanya melalui anggaran dana desa saja yang sudah terlaksana di beberapa titik penting,tapi ada juga partisipasi dari masyarakat dan kepedulian lingkup masyarakat itu sendiri. Salah satu contoh yang terdapat di dusun Bendo desa Mojorejo Modo yang pada tanggal 21 Agustus 2018 lalu telah berhasil mewujudkan satu jalan transportasi penghubung desa yakni pembangunan jembatan baru. Guna menunjang akses menuju desa terdekat,menurut tim pelaksana proyek (timlak) Surip,” jembatan penghubung ini asal muasalnya tanah wakaf dari keluarga Mukiyo dengan luas 4 x 112 meter dengan anggaran dari swadaya masyarakat RT 01 RW 04 sendiri sebesar 3,4 juta dari keluarga APP (Arip Priyo Prabowo) sebesar 6,5 juta dan bantuan dari desa Mojorejo 7.250.000 rupiah dan terakhir dari PKT desa (Padat Karya Tunai) sebesar 2 juta total terkumpul sebesar 19.150.000 rupiah,” katanya tersenyum bangga.
Saat wartawan OPSI meninjau di tempat yang ternyata masih ada beberapa pengurus proyek pembangunan jembatan diantaranya Kasun Bendo Tamijo,Surip (ketua RT 01 RW 04) Woko (sesepuh dusun Bendo) Asin, Endang Srilestari (kasek SDN Mojorejo III) dan ibu ibu Pkk lainya. Ini semua juga berkat dukungan dan bimbingan kepala desa Mojorejo Sugianto yang bekerja sama dengan para timlak desa.
Semoga ini dapat di jadikan contoh untuk dusun dan desa lainya. Dengan kerukunan,disiplin,kesadaran tinggi membangun transportasi tidak harus mengandalkan bantuan dana desa dari pemerintah saja tapi kesadaran masyarakat itu sendiri demi kelancaran pembangunan desanya sehingga tercapai sebuah desa berkesinambungan. (SPN/R)

Related posts

Leave a Comment