Jendela 

Pedagang Pasar Unggas di Keputran Kecewa dengan Keputusan Pemkot Surabaya

SURABAYA, www.opsinews.com – Para pedagang unggas pasar Keputran Surabaya kembali mendatangi kepala PD Pasar Surya di jalan Manyar Sebrangan Surabaya pada hari Senin (03-09-2018) untuk minta pertanggung jawaban atas masalah terkait larangan pemotongan unggas di pasar Keputran, pedagang tetap antusias mempertahankan hak nya karna pasar unggas yang ada di pasar tersebut sudah berdiri sejak ratusan tahun bahkan bersertifikat resmi dan wajib pajak.
H. Solihan selaku pemilik stand dan juga pedagang di Pasar Keputran merasa tidak terima dengan keputusan Pemkot Surabaya untuk menertibkan atau menggusur pasar tersebut dengan alasan bau, kotor dan sebagainya. Alasan itu sangat tidak masuk akal dimana-mana semua pasar itu bau dan kumuh, kenapa baru sekarang ada kebijakan yang tak masuk akal ini.
Pokoknya saya tetap tidak terima, tegasnya. Banwas PD Pasar Rusli Yusuf menerangkan bahwasanya pedagang dilarang menjual pemotongan unggas dan unggas hidup menurut peraturan Perda no 8 tahun 1995 menerangkan tidak boleh menjual unggas atau pemotongan ayam di Keputran dan sudah keputusan dari Pemkot Surabaya untuk menggusur area pasar pemotongan ayam di jalan Dinoyo Keputran tersebut dan saya solusikan untuk pindah tempat sementara di lokasi baru yaitu jalan Panjang Jiwo, tuturnya.
Para pedagang sangat kecewa dengan keputusan Pemkot Surabaya di karenakan tidak ada solusi lebih baik bahkan ingin menggusur pasar yang sudah berdiri sejak ratusan tahun yang lalu bahkan di jadikan tempat sejarah bagi masyarakat Surabaya terutama pedagang pasar Keputran. (khs)

Related posts

Leave a Comment