OPSI JATIM 

ALIANSI TRETAN MADURA SANGAT KECEWA MAHFUD MD TIDAK TERPILIH CAWAPRES

SURABAYA – Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Tretan Madura (ATM) mengungkapkan rasa kecewanya dalam konteks Mahfud MD yang gagal mendampingi Jokowi sebagai Cawapresnya di Pilpres 2019 mendatang. Selain melakukan orasi mereka juga menbentangkan spanduk dan pamflet yang berisi ungkapan kecewa karena Jokowi tidak memilih Mahfud MD sebagai Cawapresnya. Calon Presiden incumbent ini lebih memilih K.H. Ma’ruf Amin yang disampaikan menjelang pendaftaran.
“Kami mengutuk keras atas pelecehan para elit yang berada disekitar Jokowi, terhadap Mahfud MD dengan membatalkan posisi beliau sebagai Wapres mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019,” ujar Kenthung, Korlap aksi. Dia mengatakan bahwa pihaknya mengecam politik kotor dan keji para elit di sekitar Jokowi yang lebih mengutamakan politik kelompok dari pada kemajuan dan kedaulatan bangsa Indonesia secara umum.
“Pada aksi kali ini kami mendesak Bapak Jokowi untuk meralat dan mengganti Cawapresnya dengan Bapak Mahfud MD demi Indonesia lebih berdaulat,” sambungnya. Juru Bicara ATM, Sali menjelaskan bahwa pihaknya tetap setia mendukung Mahfud MD sebagai negarawan. Dia menambahkan bahwa pihaknya akan melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan berbagai elemen demi untuk mengawal Mahfud MD. “Bukan hal yang mustahil pada saatnyaa kita akan melakukan aksi yang lebih besar dengan massa yang lebih banyak juga, agar Bapak Mahfud MD menjadi Wapres Bapak Joko Widodo,” pungkas Sali.
Terpisah, Kapolsek Kenjeran, Kompol Cipto menjelaskan bahwa pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada massa aksi untuk menyampaikan aspirasinya. Namun dirinya mengharapkan agar massa aksi tetap dalam koridor santun. “Ijinnya tadi mendadak, seharusnya sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku, bagi masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi, mengirimkan surat pemberitahuan kepada kepolisian setempat minimal 3 hari sebelumnya,” bebernya. Namun demikian, Kapolsek Kenjeran ini menegaskan bahwa pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada massa aksi sesuai konsensus yang ada. (tim/red)

Related posts

Leave a Comment