HUKRIM 

Ponirin Nyolong Sepeda Motor

BANYUWANGI – Polsek Cluring pada hari Sabtu (4 Agustus 2018) sekitar jam 9 malam, menerima laporan terjadinya pencurian dengan pemberatan, oleh ARI YULIANTO (31), warga Dusun Simbar I RT 03/ RW 05, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Dalam aksi pencurian itu, pelaku atas nama PONIRIN (34), warga Dusun Kalirejo RT 01 RW 07, Desa Kaliploso, Kecamatan Cluring, Banyuwangi. Menurut IPTU BEJO MADRIAS – Kapolsek Cluring, awalnya pada hari Selasa (31/7/2018) sekitar jam 11 malam, saat ARI sedang pergi memancing ditelpon oleh istrinya, SRIANI, kalau sepeda motornya hilang diambil orang. Mendapat kabar itu, ARI langsung pulang dan melakukan pencarian bersama warga.
Sementara itu, salah satu warga atas nama SURONO HADI WINOTO, melihat PONIRIN sedang menuntun / membawa sepeda motor lewat depan rumahnya, Ketika pelaku ditanya tentang motornya yang dituntun, dijawab kalau kehabisan bensin. Karena merasa curiga kalau sepeda motor yang dibawa pelaku itu milik ARI, kemudian SURONO menelpon ARI tapi yang menerima istrinya. Berikutnya, SURONO meminta SRIANI untuk melihat sepeda motornya ada apa tidak. SRIANI kaget karena saat diperiksa, sepeda motornya sudah tidak ada ditempatnya, yang diparkir di belakang rumahnya di samping kandang sapi.
Aksi PONIRIN yang menuntun sepeda motor itu juga dilihat oleh saksi lain, SULISTYOHADI, yang saat itu lewat depan rumahnya. Akhirnya, korban mencari bersama warga dan menemukan sepeda motor itu ditinggal oleh pelaku di pinggir jalan jurusan Tampo – Plampangrejo, kemudian dibawa pulang. Atas laporan itu, unit Reskrim melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku (PONIRIN) dirumahnya dan langsung dibawa ke Polsek Cluring.
Dengan adanya bukti dan saksi, pelaku (PONIRIN) mengakui kalau benar ia telah mengambil 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vega R dengan nopol P 2950 YH milik ARI YULIANTO, yang ditaruh dibelakang rumahnya. Setelah mengambil, motor dituntun menuju jalan raya dengan jarak kira-kira 500 meter. Saat pelaku mencoba menghidupkan mesin motor, ternyata tidak bisa. Merasa putus asa, PONIRIN meninggalkan sepeda motor hasil curian itu dipinggir jalan dan pulang dengan berjalan kaki. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sekitar 5 juta rupiah. Saat ini, polisi sudah mengamankan tersangka termasuk barang bukti, selanjutnya akan dilakukan tindakan penyidikan sampai tuntas. (Aff)

Related posts

Leave a Comment