Jendela 

Aturan Managemen Metropolis Berlebihan

SURABAYA – Saya penyewa Apartemen Metropolis tidak nyaman dengan aturan yang ada pada Managemen Metropolis atau bisa disebut pengelola Apartemen Metropolis. Awal untuk dapat tinggal di hunian Apartemen Metropolis tidak disebutkan dalam kontrak tertulis maupun lisan bahwa untuk tidak ingin tinggal lagi di Apartemen ataupun disebut mengeluarkan barang pribadi milik sendiri harus ijin dan tidak boleh atau dilarang mengeluarkan di hari Minggu.
Dengan alasan mengganggu ketenangan penghuni yang lain, sedangkan saya hanya bisa di hari Sabtu – Minggu saja dikarenakan takut mengganggu jam kerja. Saya juga sudah mendapat ijin dari pemilik kamar untuk mengeluarkan barang pribadi di hari Minggu. Saya juga tidak pernah menandatangai kontrak yang berbunyi larangan atau aturan seperti yang saya ceritakan di atas. Banyak kejanggalan/keanehan dengan pihak kelola Apartemen.
Salah satu contoh adalah di saat saya minta rincian tagihan utility (pln+air) tidak pernah ada. Hanya berbentuk tagihan saja yang selalu saya terima. Pertanyaan saya adalah kenapa penyewa dipersulit sedangkan ini hanya hunian bukan pusat belanja atau mall yang memang harus tertib dan menaati aturan yang ada seperti halnya penurunan ataupun penaikan barang. Pernah terjadi pemadaman listrik dan kamipun sebagai pihak penyewa juga sangat dirugikan tetapi tidak ada surat sebagai permintaan maaf dari pihak pengelola Apartemen. Bagaimana tanggapan dari pihak pengelola Apartemen Metropolis?. (red)

Related posts

Leave a Comment