Peristiwa 

Satpol PP Kota Surabaya Ancam Gusur PKL Aluminium di Jalan Semarang

SURABAYA – Pedagang Kaki Lima (PKL) jalan Semarang bertahan memperjuangkan haknya yang sudah di diami dari tahun 1965 hingga sampai sekarang 2018 dan kini mau di gusur Pemkot Surabaya dengan seenaknya saja, dengan peruntukanya juga tidak jelas. Sehingga 16-7-2018 Satpol PP Kota Surabaya yang mau membongkar lapak Pedagang sempat berhadapan dengan beberapa Ormas Surabaya yang mendampingi para Pedagang Aluminium jalan Semarang, Surabaya. Warga atau Pedagang Aluminium mengharapkan Pembongkaran ini yang jelas peruntukanya dan kalau di Relokasi yang sudah siap di huni dan tidak menyengsarakan Pedagang, kata Kordinator Pendamping Pedagang Wahyu.
Di tanggal 17-7-2018 Audensi Pertemuan di Jembatani Kecamatan Bubutan di hadiri Camat, Kapolsek Bubutan, DALOP Polres Surabaya, Satpol PP Kota Surabaya, Dinas Koperasi untuk membahas Relokasi Pedagang ke jalan Dupak di lantai 2. Kata Kasad PP Kota Surabaya Irvan Indrianto dan Kabagop Bambang Wibowo Polres Surabaya besok harus di kosongkan Lapaknya, saya meminta pihak pedagang mengerti ini sudah habis batas Pengosongan.
Apa yang di inginkan Pedagang mau di Relokasi, tapi tempat yang saya tempati sekarang harus layak bisa di tempati dan tidak menyusahkan kami para Pedagang,mosok saya jualan Lemari kaca di taruk di pasar lantai dua menaikan barang menurunkan barang bahaya kata H Muhamad, kalau saya mau di relokasi asal tempat saya di depan dan barang dagangan saya biar tidak membahayakan saya sebagai pedagang. Tempat Lokasi pedagang Aluminium ini di tempati mulai dari tahun 1965 sampai sekarang, apakah begitu pihak Walikota Tri Rismaharini memberi keputusan gusur atau Relokasi yang tidak memadai bagi warganya. (hand)

Related posts

Leave a Comment