OPSI JATIM 

Warga Glenmore Tuding IGG Abaikan Putra Daerah

BANYUWANGI – Pembangunan Industri Gula Glenmore atau sering di sebut IGG yang di bangun di desa Karangharjo Kecamatan Glenmore nampaknya mulai menjadi kontroversi di tengah masyarakat sekitar terkait perekrutan karyawan kerjanya. Sungguh ironis sekali apabila sumber daya manusia yang dipekerjakan itu merupakan putra luar daerah. Tentunya ini malah menimbulkan kecemburuan sosial yang begitu tinggi antara pihak pabrik dan warga Glenmore.

Apalagi di tambah sistem perekrutan yang tidak begitu jelas dan terkesan ditutupi ini tambah memicu tanda tanya besar di benak warga Glenmore. Sehingga masyarakat tidak tahu bagaimana jelasnya prosedur jika ingin mendaftarkan diri pada IGG.

AL salah seorang warga sekitar juga heran dengan fenomena semacam ini. Harusnya dengan adanya pabrik gula besar Glenmore ini  yang di gadang-gadang sebagai pabrik terbesar se pulau Jawa bisa mengurangi angka pengangguran, kini seolah tidak berefek pada masyarakat Glenmore justru malah menimbulkan tudingan bahwa perusahaan IGG mengabaikan potensi putra daerah. Padahal kita tahu bahwa potensi putra daerah sangat luar biasa dan sayang apabila terabaikan. Harusnya pihak management memberikan peluang kerja dan kesempatan bagi putra daerah untuk menunjukan dedikasi terhadap pabrik gula Glenmore.

“Sayang sekali pabrik gula Glenmore kurang memperhatikan SDM masyarakat Banyuwangi khususnya warga Glenmore padahal masih banyak potensi luar biasa yang di miliki bahkan sangat layak apabila di pekerjakan”, uangkap Al ketika di mintai komentar. “Ini justru sebaliknya putra luar daerah malah di prioritaskan untuk bekerja sungguh lucu dan menyakitkan dengan tindakan yang di lakukan oleh management perusahaan”, imbuh AL dengan nada sinis. (NJP)

 

Related posts

Leave a Comment