OPSI JATIM 

Amplop Dinas Dianggap Rendahkan Profesi Wartawan

MALANG – Jelang lebaran beberapa SKPD di Kabupaten Malang, Jawa Timur, membagi bagikan amplop kepada wartawan yang meliput. Namun, miris ada beberapa dinas membagikan amplop di dalamnya berisi uang senilai Rp 100 ribu bahkan ada yang berisi Rp 50 ribu. Seperti di Dinas Perumahan Cipta Karya dan Tata Ruang bagi – bagi amplop kepada wartawan di dalamnya hanya senilai 100 ribu. ”Wartawan yang datang di kantor dinas Cipta Karya dan tata ruang mendapat amplop yang didalamnya berisi seratus ribu yang dibagikan melalui pos satpol depan kantor Dinas Cipta Karya”, kata Muhammad Daud Pimred media Lawangpost kepada OPSI Rabu 07/06.

Menurut Daud jika mengacu pada surat edaran dari Dewan Pers, bahwa jajaran dinas birokrasi dilarang memberikan bingkisan dalam bentuk barang, ataupun sejumlah uang dalam amplop kepada wartawan. Dan pemberian amplop berisi uang seratus ribu tersebut merupakan pelecehan terhadap wartawan sebagai mitra kerja publishing. ”Bukan nilai dan jumlahnya, namun mengabaikan surat edaran dari pihak Dewan Pers juga bentuk pelecehan. Oleh sebab itu saya akan menindaklanjuti dengan melaporkan pada instansi penegak hukum”, jelas Daud.

Beberapa wartawan tupoksi area Kabupaten di Kepanjen juga membenarkan adanya bagi-bagi amplop oleh dinas Cipta Karya. Bahkan beberapa wartawan juga mengeluhkan adanya amplop tersebut. ”Selain tidak menghargai kinerja wartawan juga dianggap sebuah pelecehan, karena mengabaikan surat edaran dari Dewan Pers”, ucap Santoso, pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Malang Raya. (red)

Related posts

Leave a Comment