OPSI JATIM 

Desa Bligo Gelar Acara Bersih Desa

SIDOARJO – Tidak seperti biasanya pada hari Jumat (27/4) lalu, di Pemerintahan Desa Bligo Kecamatan Candi Sidoarjo banyak di kunjungi warga karena di desa tersebut sedang menggelar acara bersih desa.Hingga saat ini masyarakat di Desa Bligo masih menjalankan tradisi nenek moyang yang telah berjalan sejak puluhan tahun yang lalu. Tradisi yang dimaksud adalah berupa upacara bersih desa yaitu ritual manifestasi rasa syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala yang telah di peroleh dari hasil bumi. Tujuanya selain rasa syukur tadi sekaligus sebagai tindakan tolak balak dan penghormatan terhadap para leluhurnya.

Acara tersebut selain disaksikan oleh masyarakat setempat dihadiri juga oleh tamu undangan antara lain Camat, Kapolsek, Danramil, BPD, RT, RW dan tokoh masyarakat. Acara yang berlangsung sehari semalam berjalan lancar karena bentuk  kerja sama antar masyarakat Bligo. Di tengah modernisasi dan arus globalisasi yang sulit untuk di bendung, bersih desa tentu saja menghadapi ancaman menuju kepunahan. Jika masyarakat tidak dapat bekerja sama dengan baik untuk mempertahankan tradisi nenek moyang tersebut.

Di dalam pidatonya Kepala Desa Bligo (PJ) mengatakan, “Selain ungkapan rasa syukur, di balik acara ini semua bermakna untuk membentuk kebersamaan, kerukunan dan kehormonisan masyarakat Bligo”. Kegiatan ini yang di awali dengan berbagai acara dan diakhiri dengan pagelaran wayang kulit semoga di rahmat dan di ridhoi oleh Allah SWT. Para tamu undangan dan masyarakat Bligo sangat antusias menyaksikan pagelaran wayang kulit ini, yang di dalangin oleh Ki Suparno dari Krembung dengan lakon Bambang Tirto Palwono.  (Awi/DL)

Related posts

Leave a Comment