OPSI JATIM 

Melestarikan Budaya Ruwatan Desa Anggaswangi di Tengah Gempuran Modernisasi

SIDOARJO – Di tengah modernisasi kota Sidoarjo, Sabtu (28/4) puluhan warga Desa Anggaswangi menggelar ruwat desa dengan mengarak hasil bumi seperti sayur mayur dan buah. Ruwat Desa Anggaswangi yang di ikuti puluhan warga mereka mengarak sayur dan buah sebagai pertanda mensyukuri atas nikmat Tuhan yang telah di berikan. Selain itu warga juga mengadakan lomba fashion show kebaya modern dan menghias tumpengan yang di ikuti ibu – ibu PKK. Dua minggu sebelumnya di Desa Anggaswangi pun sudah mengadakan kegiatan gema sholawatan dan kreasi jilbab.

Acara ruwat desa Anggaswangi di selenggarakan di balai RW Kramat tepatnya di balai RW 4, turut hadir juga tamu undangan Bapak Camat, Kapolsek Danramil, Kepala Desa, BPD, RT, RW dan tokoh masyarakat. Dalam pidatonya Kepala Desa Anggaswangi Bambang Djutriyo mengatakan, selain ungkapan rasa syukur, dibalik acara ini semua bermakna untuk membentuk kebersamaan, kerukunan dan keharmonisan masyarakat Anggaswangi.

Gelar ruwat Desa Anggaswangi mendapat perhatian dari Camat Sukodono yang mengatakan,  salut atas upaya warga yang melestarikan budaya dengan menggelar ruwatan. Sebab, saat ini sangat sulit melestarikan budaya ditengah modernisasi dan serba canggihnya teknologi, katanya. Ruwatan desa ini akan di akhiri dengan pagelaran wayang dengan lakon Bima Meguru Dewa Ruci yang di dalangi oleh Ki Hasan Yulianto, yang akan di gelar semalam suntuk dari Sabtu malam hingga Minggu dini hari.  (Awi/DL)

Related posts

Leave a Comment