Nusantarta 

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Akan Meninjau Langsung Latihan Terjun Payung di Timika

TIMIKA, www.opsinews.com – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dikabarkan akan meninjau langsung latihan terjun payung yang di laksanakan oleh Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, pada Jumat (11/5). “Kalau tidak ada hambatan, Bapak Panglima TNI akan datang ke Timika untuk meninjau langsung  dan menyaksikan latihan Prajuritnya Terjun Payung pada  malam hari oleh pasukan PPRC di Timika,” kata Kepala Staf Kodam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa, di Timika, Rabu. Seperti yang di kutip dari Antara. Latihan terjun payung pada malam hari melibatkan 45 prajurit TNI, Dan juga di laksanakan sejak hari Selasa (8/5) malam hingga Sabtu (12/5) 2018. Kepala Staf Kodam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengapresiasi latihan terjun payung pada malam hari yang digelar pasukan PPRC di wilayah Timika.

Kegiatan ini sudah dua kali di lakukan oleh Pasukan PPRC di wilayah Timika, setelah sebelumnya pada tahun 1995. Penerjunan pertama pada malam sempat tertunda selama sekitar satu jam di karenakan faktor cuaca sangat tidak baik dan berkabut juga disertai hujan di wilayah Timika. Kondisi cuaca kembali sangat  baik, sebanyak 45 anggota  personel PPRC juga melakukan penerjunan malam di wilayah Timika dan seluruhnya ikut mendarat pada sasaran yang sangat tepat. “Kegiatan penerjun ini dibutuhkan angin.juga Hembusan angin untuk membantu  membukanya sel-sel payung terjun bisa mengembang sempurna,” jelas Cantiasa yang mantan penerjun pasukan khusus TNI AD tersebut.

Kodam XVII/Cenderawasih cukup hanya menyediakan lokasi untuk para penerjun. “Pendaratan pada malam pertama, seluruh prajurit semua mendarat dengan tepat pas di sasaran. Ini sangat berprestasi yang sangat luar biasa,” ujar Cantiasa. Kepala Penerangan PPRC Letkol (P)  Bazishoki Gea mengatakan ke 45 prajurit yang ikut terlibat dalam latihan penerjunan di malam hari tepatnya di Timika pada Selasa (8/5) berangkat dari Ambon sekitar pukul 21.00 WIT dan mulai melakukan penerjunan di daerah Timika sekitar pukul 23.15 WIT.

Keberhasilan seluruh prajurit yang melakukan penerjunan dengan mendarat tepat di sasaran lantaran juga kondisi cuaca di Papua, khususnya di Timika dinilai cukup sangat ekstrim dan bersahabat. Dengan sekitar 45 prajurit PPRC yang terlibat dalam kegiatan ini Yaitu dari TNI AD,TNI AL,TNI AU semua unsur TNI. Para prajurit PPRC terjun Dengan  ketinggian Sekitar 6.000 kaki dan Juga membawa beban berat sekitar 50 kg yang terdiri dari payung, ransum dan senjata. (Budi R/MABES TNI)

 

Related posts

Leave a Comment