HUKRIM 

Kapolsek Beji Diduga Tebang Pilih dalam Menangani Kasus Perkelahian

PASURUAN – Indikasi telah terjadi tebang pilih dalam penaganan kasus kriminal, kinerja Kapolsek Beji yang dipimpin AKP Wagiran SH disorot. Seperti dalam menangani kasus perkelahian yang terjadi beberapa waktu lalu antara saudara Saiful warga Pandan Rejo Rejoso dan Taufik warga Bonot. Kejadian tersebut berawal dari percecokan antara mereka berdua di dalam perusahaan tempat mereka berdua bekerja PT. SAKARI SUMBER ABADI seperti yang di ketahui mereka bekerja di tempat tersebut. Seperti yang di terangkan Taufik (teman Saiful dan Taufik) yang beralamat Ds. Sedenggung Rombo Kulon teman kerja yang melihat kejadian tersebut, percecokan tersebut terjadi lantaran Saiful (sebagai QC) di perusahaan memperingatkan Taufik agar bekerja lebih baik di perusahaan.

Entah apa yang di pikirkan Taufik lalu dengan tiba-tiba menantang Saiful di dalam perusahaan, Saiful bermaksud diam tidak menggubris tantangan Taufik. selang beberapa menit kemudian saudara Saiful di pukul dengan kayu hingga mengalami luka sobek di bagian pinggang, terjadilah perkelahian (duel) mereka berdua hingga di ketahui oleh pihak perusahaan.

Setelah pihak perusahaan mengetahui kejadian tersebut mereka berdua di panggil oleh kepala perusahaan untuk di damaikan. Setelah pihak perusahaan berunding mereka memutuskan mengeluarkan salah satu dari mereka dan yang di keluarkan dari perusahaan adalah saudara Taufik dengan alasan untuk kebaikan mereka berdua. Setelah jam kerja habis para karyawan pulang saudara Taufik merasa tidak terima di keluarkan dari perusahaan berniat untuk melanjutkan perkelahian tersebut di luar.

Walhasil dalam perjalan pulang saudara Saiful dihadang di jalan oleh saudara Taufik tepatnya di desa Pagak, perkelahian di jalan antara mereka berduapun tidak dapat di hindarkan akhirnya, melihat ada perkelahian di jalan, warga setempat berdatangan bermaksud untuk melerai mereka berdua, melihat warga setempat sudah berdatangan mereka berduapun panik dan bermaksud melarikan diri beruntung bagi saudara Saiful, dia bisa lari dari warga tidak juga bagi saudara Taufik dia tidak bisa lari dari kerumunan warga dan akhirnya tertangkap dan di laporkan ke Polsek Beji, pihak berwajibpun segera menahan saudara Saiful.

Namun hal ini menjadi menarik ketika ternyata dugaan adanya kongkalikong antara Taufik dan pihak Polsek Beji terungkap. Dikatakan keluarga Saiful saat di tanya oleh penyidik.  “Sebenarnya yang menjadi korban adalah kami. Memang saat itu terjadi adu mulut antara mereka berdua Saiful itu sebenarnya tidak menanggapi tantangan Taufik pas di pabrik gak lama terus di pukul pakai kayu kena pinggang sampai suwek (sobek) setelah jam kerja habis di hadang di desa Pagak Saiful lari Taufik gak bisa akhirnya ketangkap sama warga, dan Taufik ngadu ke warga kalau dia di keroyok eh malah Saiful yang di laporin. Keluarga Saiful pun merasa aneh dengan hal tersebut, karena laporan mereka tidak diterima. Tetapi yang lebih mengherankan lagi, warga yang melapor dengan alasan terjadi pengeroyokan diterima oleh pihak Polsek Beji. Ini tentu saja patut dipertanyakan. Ada apa dengan pihak Polsek Beji (iksan/sodiq)

 

Related posts

Leave a Comment