HUKRIM 

BRUTAL: PULUHAN PRIA BERAMBUT CEPAK HAJAR PASUTRI GOJEK DI TAMAN BUNGKUL SURABAYA

SURABAYA – Aksi brutal puluhan lelaki berambut cepak yang melakukan penganiayaan pada pasutri Driver Gojek, Agus Suryadi (32) dan Fitri (37) Warga Jl Pandegiling , Surabaya. Dipicu saat korban Agus mengambil gambar Vidio keributan antara 60 orang berpotongan cepak yang mencari suporter Persebaya Surabaya (Bonek) di seputar Taman Bungkul, Senin (30/4). Korban lain dari serbuan puluhan pria berambut cepak ini adalah Wakapolsek Wonokromo AKP Arif Suharto yang dipukuli di bagian kepala. Selain itu dua anggota Satpol PP Surabaya, Adi dan Nizar juga mengalami luka di pelipis kiri akibat pukulan tangan kosong.

Namun, Kapolsek Wonokromo Kompol I Gede Suartika menolak berkomentar terkait kerusuhan di Taman Bungkul ini. “No comment Mas. Anda dapat data dari mana?,” ujarnya pada wartawan, Selasa (1/5/2018). Sedangkan korban pasutri Driver Gojek Keduanya sempat dibawa ke Rumah Sakit Soemitro di belakang Taman Bungkul. Agus Suryadi hanya mengalami luka ringan akibat sabetan selang dari para pelaku, namun Fitri mengalami luka serius karena sempat dibanting dan diinjak-injak. Bahkan Fitri sampai saat ini kabarnya masih sangat shock dan trauma akibat kejadian brutal itu.

Informasi yang dihimpun, penganiayaan terhadap pasutri Gojek ini bermula saat keduanya merekam aksi penyerbuan sekitar 60 pria berambut cepak di Taman Bungkul untuk mencari bonek pada Senin (30/4/2018) sekitar pukul 23.05 WIB. Saat itu mereka merekam aksi para pelaku terhadap dua bonek yang hendak pulang menuju parkiran motor Taman Bungkul. Bagus Sulistiyono Wijanarko warga Jl Bulaksari, Wonokusumo, dan Donny Meifan Riyanto warga Jl Sidotopo (bonek), akhirnya jadi korban pertama.

Saat asyik merekam, pasutri Gojek ini ketahuan kelompok penyerang sehingga diminta menyerahkan ponselnya. Karena menolak, Agus kemudian disabet selang dan dipukul. Melihat suaminya dianiaya, Fitri berteriak dan merangsek maju melindungi Agus. Akibatnya dia dibanting dan saat jatuh, jadi korban tendangan sejumlah pelaku. Ponsel keduanya pun dirampas. Tak lama kemudian, para pelaku semburat meninggalkan Taman Bungkul.  (Tim)

Related posts

Leave a Comment