Jendela 

Dispendik Jatim Intruksikan SMA Pakai Baju Adat Setiap Kamis

SIDOARJO – Untuk melestarikan adat daerah, gubernur melalui Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengintruksikan kepada sekolah SMA untuk memakai costum adat. Intruksi pemakaian baju adat daerah masing-masing wilayah dapat di lakukan setiap hari Kamis dalam satu minggu sekali. Inturuksi tersebut sudah dilakukan di sejumlah SMA negeri maupun swasta di Kabupaten Sidoarjo, sejak 2 April kemarin menjelang hari peringatan Kartini. Salah satunya sekolah SMA Islam di kawasan jalan Mojopahit Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Di sekolah ini telah dimemakai berbagai costum baju adat daerah.
Menurut Wigati Ningsih guru pengajar, pemakaian baju adat daerah tersebut bertepatan dengan Hari Kartini. Sekaligus pihak sekolah mengadakan berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Kartini. Selain itu, simbol dari baju adat daerah seperti kebaya, adalah pakaian nasional yang telah di kenakan oleh RA Kartini. Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo Endang Wiyastuti mengatakan, intruksi tersebut dikeluarkan oleh Gubernur Jatim untuk lembaga pendidikan SMA negeri maupun swasta. “Selain  memakai costum adat daerah, para siswa dianjurkan menggunakan bahasa Jawa Kromo Inggil saat berkomunikasi,” kata Endang. Dengan menggunakan baju adat daerah dan Bahasa Jawa bisa melestarikan adat daerah masing-masing agar tidak tergerus oleh budaya asing. (sam/red)

Related posts

Leave a Comment