OPSI JATIM 

Polres Tangguhkan Izin, Tawarkan Pembinaan Terhadap Komunitas Musik

JOMBANG – Kepolisian Resort Jombang menggelar hearing dengan Forum Arek Jombang (FAJ) di Mapolres Jombang. Hearing tersebut membahas terkait  permasalahan perizinan yang tidak dikeluarkan oleh pihak Kepolisian terhadap Komunitas Musik Genre Punk, Metal, dan Reage untuk menggelar konser atau event. Dengan tidak dikeluarkannya izin tersebut, fihak FAJ merasa bahwa ada diskriminasi dan peng-Kotakan pembatasan dalam berkarya lewat musik. Rabu, (19/07). Wakapolres Jombang, Komisaris Polisi Edith Yuswo Widodo, SIK menjelaskan, bahwa hearing ini bukanlah untuk mengambil keputusan tapi lebih kepada diskusi dan sharing terhadap apa yang harus dilakukan nanti dan dikemudian hari. Namun berdasarka fakta dan data yang didapat serta telah dikomunikasikan dengan unsur Forkompimda sebelumya, izin tersebut tidak bisa diberikan untuk sementara waktu. “Keputusannya memang dalam perizinan kita tidak memberikan izin untuk sementara waktu karena berdasarkan fakta dan data yang sudah kita komunikasikan dengan unsur Forkompimda”. Ujar Kompol Edith Yuswo Widodo.

Menurutnya dengan tidak diberikan izin tersebut bukan berarti pihaknya akan menutupi kreatifitas dan mengkerdilkan komunitas Genre musik tertentu. Akan tetapi fihaknya bersama FAJ akan lebih giat untuk menunjukan sisi sosialnya untuk merubah  persepsi masyarakat bahwa komunitas musik tersebut tidak selamanya negatif dan bahwa musik itu universal.

“Kita giatkan sisi sosialnya untuk merubah persepsi masyarakat bahwa komunitas tersebut negatif, biar mereka menilai bahwa musik itu Universal”, terangnya. Disinggung tentang kapan izin itu di keluarkan, dirinya mengaku belum bisa menentukan hingga kapan batas waktu tersebut, namun pihaknya akan membahasnya kembali nanti dengan forkompimda terkait masalah perizinan atau tentang sistem baru dalam perizinan tersebut. “Sampai kapan kita belum tahu, nanti akan kita bicarakan dalam forum pimpinan daerah soal perizinan atau mungkin sistem baru dalam perizinan tersebut”, pungkasnya. Sementara itu Ipang Ketua FAJ, mengatakan dalam hearing tersebut fokus dalam perizinan dan pembinaan terhadap komunitasnya agar nantinya tidak lagi dipandang negatif. Dan memang benar perihal izin tersebut belum bisa dikeluarkan untuk sementara waktu,maka dari itu pembinaan tersebut sebagai langkah awal untuk menuju izin tersebut. “Agar image negatif tersebut hilang dari masyarakat kita siap dibina dan melakukan pembinaan kepada teman-taman, sebab pembinaan itu langkah awal menuju izin tersebut”, pungkas Ipang. (Ham)

 

Related posts

Leave a Comment