OPSI JATIM 

Batal di Perbaiki 60 Rumah Tak Layak Huni di Kab.Pasuruan

PASURUAN – Target pemerintah daerah untuk segera merealisasikan pembangunan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Pasuruan, sepertinya bakal terwujud. Hal tersebut seiring dengan pencairan anggaran yang hampir seluruhnya digulirkan. Dari rencana perguliran dana yang ada, sudah 99 persen direalisasikan. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib menguraikan, hampir semua dana yang disiapkan untuk RTLH rampung digulirkan.

Total ada 1.530 unit rumah yang telah dicairkan. Sehingga, menyisakan 14 unit rumah. “Kekurangannya, akan kami selesaikan April ini,” kata Misbah. Menurut Misbah, Pemkab mengalokasikan dana hingga Rp 20 miliar untuk RTLH. Dana itu diproyeksikan untuk membenahi sebanyak 1.600 unit RTLH yang tersebar di 24 kecamatan yang ada di Kabupaten Pasuruan. Hanya saja, tidak semuanya bisa direalisasikan. Karena 60 unit di antaranya, batal dibangun lantaran berbagai persoalan. Sehingga, target yang bisa direalisasikan dari dana tersebut, mencapai 1.540 unit.

“Ada beberapa yang tidak bisa direalisasikan pembangunannya. Selain karena meninggal dunia atau persoalan lahan, juga dipengaruhi berbagai persoalan lainnya,” pungkasnya. Sejauh ini, kata Misbah, proses pembangunan pun berjalan. Bahkan, tidak sedikit rumah yang sudah diselesaikan pembangunannya. Dengan progres tersebut, pihaknya meyakinkan, jika sebelum Lebaran pembangunan RTLH di Kabupaten Pasuruan bisa diselesaikan. “Sebagian ada yang masih proses pembangunan. Tapi ada pula yang sudah 100 persen diselesaikan,” ungkap dia. (indra/han)

 

NB : Gambar Ilustrasi Rumah Di Kab.Pasuruan

 

Related posts

Leave a Comment