Jendela 

KONTRIBUSI SENIMAN JALANAN TAK DI PERHITUNGKAN

SURABAYA – Seniman Pandawa Perkusi yang setiap hari melakukan perform di area ruko dekat Trafic light THR telah terdaftar di Disparta sebagai seniman muda yang perlu adanya pembinaan. sekelompok anak muda yang memiliki jiwa seni dengan cara otodidak ini telah memberikan kontribusi terhadap dunia kesenian. menurut keterangan dari salah satu pemain perkusi kalau mereka pernah ditampilkan dalam pementasan di Taman Paliatif Jln Tambak Sari pojok atas ajakan dari Disparta. Namun beberapa hari terakhir ini mereka di larang oleh petugas Satpol PP Surabaya yang melintas saat itu. karena merasa tidak sesuai dengan harapan dari para pemuda ini, Kelompok Seniman Jalanan ini berkunjung ke kantor Satpol PP Surabaya guna menemui Kasatpol PP Irvan Widyanto.

Saat di temui oleh pemain perkusi, Irvan menyatakan bahwa akan ada upaya untuk tetap memberikan kesempatan pada anak-anak muda ini agar tetap berkarya. “Nanti saya akan bicarakan dengan Disparta, agar mereka mendapatkan pembinaan yang dan tempat yang lebih layak” ucap Irvan. Peran penting Pemerintah dalam hal ini sangat di butuhkan. para seniman jalanan seperti Pendawa Perkusi harusnya mendapatkan ruang berekspresi lebih luas, agar mereka dapat menjalani kelangsungan hidupnya dengan baik. selain itu, perlu adanya leading sektor untuk memberikan pembinaan kepada mereka. bersama dengan regulasi yang di berikan oleh Pemkot mengenai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2014 pasal 34 dan 35 tentang ketentraman dan ketertiban umum, Para seniman ini apakah termasuk dalam katagori yang dimaksud.

“Kami sudah lama bermain di sini, anehnya kok baru kemaren itu di usir sama patroli Satpol PP. padahal kami sudah terdaftar di Disparta” terang Danang leader Pendawa Perkusi. Dalam hal ini Danang berharap agar Pemerintah Kota dapat memfasilitasi mereka dalam berEkspresi.

“harapan saya, semoga Walikota dapat memberikan kami kesempatan untuk hidup, toh kami bukan maling. kami hanya mencari sesuap nasi dengan berkarya”, imbuhnya. (kiki/red)

 

Related posts

Leave a Comment