OPSI JATIM 

Khalil As’yari Panen Raya Padi Di Kertagenah Tengah Kec. Kadur

PAMEKASAN – Wakil Bupati Pamekasan Khalil As’yari bersama Dandim 0826/Pamekasan Letkol Inf Nuryanto, melakukan panen raya padi (Varietas inpago 9) yang menggunakan sistem tanam yang dianjurkan pemerintah yakni Jajar Legowo (Jarwo) di dusun berkong timur desa kertagenah tengah kecamatan kadur kabupaten pamekasan, Madura, jawa timur. Jum’at (09/03). Panen raya kali ini dihadiri Wakil Bupati Khalil As’yari didampingi Dandim 0826/pamelkasan Letkol Inf Nuryanto, ketua DPRD Halili, Kepala pengadilan negeri pamekasan Wadji Pramono SH. MH, Kapolsek Kadur, Kadis Tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan Ir. Isye Windarti, seluruh Danramil, muspika kadur, serta kepala desa kertagenah​ tengah M. Suto dan ketua kelompok tani Sri Agung Mandiri M.Zainullah.

Menurut Dandim 0826/pamekasan Letkol Inf Nuryanto dalam sambutannya mengatakan, Panen raya kali ini di awali kegiatan tanam serentak tiga bulan yang lalu dikecamatan proppo dan namun kita panen raya dikecamatan kadur. “Kegiatan panen raya ini untuk memenuhi program pemerintah, yakni ketahanan pangan,” ungkap Dandim. Jum’at (09/03) pagi. Pihaknya berharap pemerintah tidak mendatangkan beras dari luar negeri, Bila itu terjadi terus-menerus maka akan menjatuhkan martabat bangsa kita.

Nuryanto menambahkan, “Apabila kita terus-menerus mendatangkan  beras luar negeri maka padi dalam negeri akan jatuh harganya, tentunya kita semua tidak mau hal tersebut terjadi,” Tegasnya. Sedangkan Wakil Bupati Pamekasan Khalil As’yari Mengatakan, Padi yang kita tanam dan kita panen ini bisa menghasilkan beras yang melimpah, sehingga bisa tercapai ketahanan pangan negara ini. “Dengan ketahanan pangan kita menjaga harga diri bangsa karena selama ini kita masih mengimpor beras dari bangsa lain,” tutur Khalil As’yari.

Mantan ketua DPRD kabupaten pamekasan tersebut menambahkan, Bangsa kita adalah bangsa yang besar alangkah naifnya kita masih mendatangkan beras dari luar negeri. Kami berharap dari hasil panen ini ada sebagian hasil panen yang di jual kepada pemerintah demi terciptanya swasembada pangan. “Tanam serentak dan panen raya ini bisa kita tingkatkan tiap tahunnya, khususnya diKabupaten pamekasan sehingga tercapai swasembada pangan”, pungkasnya. Dalam panen raya tersebut Khalil As’yari dan Dandim 0826/Pamekasan beserta seluruh undangan tidak canggung-canggung langsung turun ke sawah untuk menyabit padi (Varietas Inpago 9) yang ditanam dengan cara Jajar Legowo (Jarwo). (mail, eko)

 

Related posts

Leave a Comment