OPSI JATIM 

KPU Nganjuk Undang Para Media

Dari kiri Moderator, ketua PWI, Ketua KPU, KAJARI, Pengamat Politik

 

NGANJUK – Dalam acara Gathering Media Pers dengan KPU Kabupaten Nganjuk  bertemakan guyub rukun  sambut PILKADA 2018 yang diselenggarakan Selasa, 6 Februari 2018 di lesehan Presiden  Kec. Sukomoro, Nganjuk mulai jam 08.30 WIB antara KPU Kab. Nganjuk bekerjasama dengan PWI Nganjuk  mengajak para media yang berada di Kab. Nganjuk kurang lebih 40 Media yang hadir diajak untuk membantu Aparatur Pemerintah menciptakan suasana kondusif khususnya di Kab. Nganjuk ini karena sebentar lagi akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu PILKADA. Pada acara ini di hadiri para narasumber diantaranya Andik Sukaca (Ketua PWI Nganjuk), Agus Rahman Hakim (Ketua KPU Nganjuk), Asis Sudarto (KAJARI Nganjuk), Wahyu Priyo Jatmiko (Pengamat Politik Nganjuk) dan Moderator  Agus Kariyono dari Akurasi News. Ketua PWI sedikit memberikan komentar bahwa dalam rangka menyambut PILKADA 2018 nanti juga ada hari Pers Nasional yang diselenggarakan pada 9 Februari 2018 nanti. “ Ucap ketua PWI”

Sambutan yang berikutnya dari ketua KPU bahwasannya dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Nganjuk nanti merasa utuh, merasa senang, merasa gembira untuk itu perlu adanya komunikasi antara KPU dengan kawan – kawan Media saya harapkan, tentu perlu komunikasi yang baik agar tidak ada apa yang dikatakan pelanggaran – pelanggaran dari manapun. Pelanggaran antara pemberi dan yang menerima bisa dikenakan pasal pidana, ini sangat mungkin bila di informasikan ke masyarakat karena sekarang ini beda dengan yang dulu. Ini perlu bantuan dari rekan – rekan media untuk menyampaikan.

Sementara moderator juga bicara bahwa di Nganjuk ini ternyata banyak aliansi selain PWI juga ada KWRI, IJTI, AMDI. Mengenai guyub rukunnya gimana nanti kita diskusikan dalam PILKADA , nanti dalam bentuk bagaimana guyu rukunnya saya tidak tahu. KAJARI juga memberikan sambutan kami mohon dalam PILKADA ini KPU bantulah dalam slogan ini tolong dicetuskan benar – benar masalah guyub rukun itu. Wartawan itu sangat  penting, tidak ada wartawan tidak bisa jalan, saya juga sering menerima wartawan. Kami harap komitmen dengan teman – teman KPU Nganjuk harus segera sosialisasi agar PILKADA ini sukses. Sedangkan Wahyu Priyo Jatmiko berbicara “ bahwa kapasitas saya sangat netral sekalli media adalah pilar demokrasi yaitu pilar ke 4, pilar harus jejek, kokoh, wartawan sangat netral sekali, sebenarnya Nganjuk antro politiknya sangat rukun sekali tapi kadang kala bisa panas itu bisa. Dasar penyelenggaraan PEMILU adalah norma politik. Di Nganjuk ini angka golputnya sangat relatif tinggi sekali. Sosialisasi KPU harus terus yang penting adalah mobilisasi atau yang sering terjadi money politik. Tehnik teori politik pintar sekarang money politik adalah warna dimanapun saja berada. Persoalan – persoalan yang sering muncul yaitu data pemilih juga sampai terjadi KTP ganda kalau ketemu wartawan adalah nila, setetes nila susu sebelanga rusak. KPU harus memahami benar jangan sampai ada masalah, Nganjuk selalu ada protes ke MK. “ ucap Wahyu”. (TUT)

Related posts

Leave a Comment