OPSI JATIM 

KSP Milan Bawa Rombongan Pengacara Dalam Mediasi

BANYUWANGI – Permasalahan utang piutang antara KSP Milan dengan salah satu ‘nasabahnya’ Ndaru Jati Pamungkas (30), warga Desa Kradenan Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi yang beberapa waktu lalu ramai diberitakan media karena pihak KSP Milan sempat meminta pengawalan puluhan anggota Polres Banyuwangi untuk menyita mibil Suzuki Katana tahun 1994 yang BPKBnya digunakan sebagai agunan untuk pinjaman sebesar 24 juta rupiah,saat ini memasuki babak baru. Senin pagi (29/1/18) Dinas Koperasi Banyuwangi alih alih mencoba memediasi pertemuan antara pihak KSP Milan dengan Ndaru untuk mencari solusi.

“Saya di telepon oleh pihak Diskop dan suruh datang sendirian dan mau dicarikan solusi penyelesaian, ya nanti kita lihat saja gimana hasilnya,” tutur Ndaru sesaat sebelum memasuki kantor Dinas Koperasi. Namun menurut pantauan awak media,yang mengherankan sebelum Ndaru datang nampak pihak KSP Milan sudah datang terlebih dulu bersamaan dengan beberapa orang yang diketahui berprofesi sebagai pengacara/ advokad di Banyuwangi.Sehingga kesannya KSP Milan memanfaatkan para pengacara/advocad untuk melindunginya dari permasalahan dengan salah satu anggotanya.

Sedangkan Ghufron selaku perwakilan dari Dinas Koperasi Kabupaten Banyuwangi mengatakan jika undangan hanya untuk KSP Milan dan Ndaru selaku nasabahnya, jika kemudian ada pihak yang datang dengan membawa pihak lain itu sudah diluar kontrolnya. “Yang saya undang cuma pihak KSP Milan dan Ndaru, kalau datangnya rombongan itu sudah diluar kontrol saya,” kata Ghufron dengan entengnya. Sementara itu pihak KSP Milan sampai berita ini tayang belum memberikan keterangan terkait motivasi membawa serta para pengacara di acara mediasi tersebut. Toni (Koh Minjay) bos KSP Milan saat akan ditemui di rumahnya menghindar dengan alasan dari pembantunya sedang keluar.  (Tim).

 

Related posts

Leave a Comment