Jendela 

Pasar Malam Kodam, Alternatif Wisata Belanja Surabaya

 

Surabaya  – Surabaya, kota dengan segala keberanekaragaman kuliner dan  wisata belanja yang mampu menarik pengunjung dari dalam dan luar kota. Mulai dari pasar tradisional hingga pusat perbelanjaan dengan bangunan megah bisa dijumpai di Surabaya. Salah satu lokasi yang dapat menjadi pilihan untuk berwisata belanja dan berburu aneka kuliner adalah Pasar Malam Kodam Brawijaya. Di tempat ini, pengunjung dapat menjumpai bermacam barang dan makanan.

 

Lapangan Kodam V Brawijaya Surabaya yang terletak di  Jl. Panglima Sudirman Surabaya ini, disulap menjadi pasar malam ketika malam hari. Masyarakat dari berbagai lapisan, tumpah ruah di lokasi tersebut dengan bermacam tujuan, mulai dari membeli barang atau hanya sekadar mencicipi jajanan dan makanan. Beraneka barang seperti pakaian, tas, sepatu, aksesoris handphone, perlengkapan tidur, hingga mainan anak-anak dapat menjadi pilihan barang yang bisa dibeli. Berbagai kuliner mulai dari makanan berat, jajanan, dan bermacam minuman juga dapat dijumpai. Selain itu, terdapat playground untuk anak-anak di sisi kanan yang dapat menjadi alternatif orang tua untuk mengajak anaknya bermain di wahana permainan anak-anak.

 

Selain karena banyaknya pilihan barang dan makanan yang dapat dijumpai, lapangan Kodam menjadi tempat yang ramai dikunjungi karena harga yang dibandrol para penjual relatif murah. Harga barang-barang yang dijajakan di tempat tersebut masuk dalam kategori miring dan masih bisa ditawar. Begitupun dengan makanan dan minuman yang dibandrol dengan harga terjangkau, namun bercita rasa enak.

 

Selain masyarakat yang senang dengan adanya Pasar Malam Kodam, para pedagang pun merasa diuntungkan oleh banyaknya jumlah masyarakat yang berkunjung. “Sejak 2010 saya jualan disini. Dulu saya berjualan di rumah, namun tidak laku karena kurangnya pembeli. Akhirnya saya pindah ke Kodam. Selain karena jaraknya dekat dengan rumah, lokasi ini juga ramai dan waktu berjualan pun tidak lama,” tutur Dwi,salah satu penjual jajanan Jasuke (jagung susu keju) dan minuman Tong Ji.

 

Para pedagang berlomba untuk menarik minat pembeli agar tertarik dengan dagangan mereka. Berbagai cara dilakukan mulai dari membuat desain stan yang menarik, hingga memberi nama-nama unik untuk barang dagangannya. Para penjual mengaku jika hasil penjualannya tidak menentu. Terkadang barang atau makanan yang dijual masih tersisa dan belum habis. Kendala yang dialami para penjual juga muncul saat musim hujan tiba. Jika cuaca sedang tidak baik, otomatis pengunjung Kodam pun berkurang dan membuat pendapatan pedagang menurun.

Oleh: ErawatiDwi Lestari

Related posts

Leave a Comment