OPSI JATIM 

Menyeruak Isu Korupsi RSUD Bangil

PASURUAN – Direktur perempuan yang di kenal plinplan dan plintat plintut itu tidak mau berkomentar dan tergesah gesah keburu segera memasuki kendaraan dinasnya untuk dinas luar, dalam waktu yang sama awak media opsi berusaha untuk bertemu dan mengkonfirmasi kepada dr. Dwi (Mauludwi Nugroho) dokter yang sangat di kenal silumannya itu lagi-lagi selalu tidak ada di kantornya dan selaku PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen) proyek-proyek yang benilai 60 milyar dan proyek pengadaan barang dan jasa termasuk alat kesehatan maupun alat kedokteran yang nilainya ratusan juta bahkan milyaran itu selalu sembunyi dan menepati ruang kosong agar lolos dari LSM dan pertanyaan wartawan. Hal ini juga di sampaikan dengan Wartono (nama di samarkan/Red) sebagai staf dan pegawai yg sangat dekat dan tau perilaku dr. Dwi kepada awak media opsi menjelaskan, “Ya begitulah dokter sangkok itu (dr. Dwi Mauludwi Nugroho) beliau itu sangat tertutup sekali dan jarang sekali berkomunikasi dengan staf apalagi bertatap muka dan hanya berkomunikasi khusus dengan direktur karena si sangkok itu di percaya mengurusi proyek puluhan milyar dan belanja milyaran dengan bu Agustina selaku PPTK RSUD Bangil. Jadi mereka hanya mau bergaul dengan orang “tertentu saja mas”,  imbuhnya jelas staf yang minta namanya di samarkan.

Bahwa perihal belanja dan pengadaan Alked dan Alkes RSUD Bangil menyeruak isu dugaan penyimpangannya yang di lakukan oleh dr. Dwi selaku pejabat PPTKom (Pejabat Pembuat Komitmen) dan saat Agustina belanja pengadaan Alked dan Alkes pada tahun 2014-2015-2016. Hal ini di katakan oleh beberapa awak media opsi mereka menjelaskan siapa yang gak tau dokter Dwi dan cara mereka ketika belanja pengadaan Alked dan Alkes selama kurang lebih 3 tahun berturut turut dan yang sangat menojol juga ketika memenangkan rekanannya. Nidya Karya yang mengerjakan IGD sebesar 60 milyar dr. Dwi itu licin dan diduga kuat memark up harga barang dia memiliki Rumah mewah dan baru saja membeli mobil X- Trail mewah jelasnya. Dan bukan hanya dr. Dwi saja yang diduga pandai dan sangat licin me mark-up anggaran tetapi juga bu Agustina yang di kenal kemewahanya dan sangat pandai bersilat lidah berbohong, Dokter RSUD Bangil yang lama dan yang baru (dr. Agung Basuki dan dr. Loembini PL) bagaimana dia itu dan berapa gajiannya sehingga bisa memiliki rumah mewah. (indra/lihan)

 

Related posts

Leave a Comment