HUKRIM 

Reza di Vonis 10 Tahun Atas Kepemilikan Narkoba Seberat 1,5 Kilogram.

SURABAYA – Vonis 10 Tahun hukuman penjara, di jatuhkan oleh Dwi Purwadi, SH.MH., selaku Majelis Hakim terhadap Reza alias Ali bin H.Tahir (terdakwa), atas kepemilikan narkoba jenis sabu yang di duga, salah satu jaringan narkoba asal Depok. Pada Rabu (4/10/2017) di ruang Garuda I, Pengadilan Negeri,Surabaya,Reza di hadirkan di persidangan guna mendengarkan putusan Majelis Hakim. Selama mengikuti persidangan, Reza tampak lesu, putusan ini merupakan putusan yang seimbang bagi terdakwa secara harfiah putusan yang di berikan Majelis Hakim sedikit lebih ringan dari pada tuntutan Jaksa Penuntut Umum, Kajari, Surabaya, yakni 12 tahun. Perlu di ketahui, Reza yang di tangkap jajaran kepolisian di hotel Fave Max, Surabaya. Dalam pengeledahan di ketemukan barang bukti berupa, satu bungkus narkoba jenis sabu dengan berat 1,5 kilogram, seperangkat alat hisap, sebuah handphone yang tersimpan di dalam tas berwarna ungu. Atas perbuatannya, Reza di dakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan menawarkan, menjual, membeli serta menjadi perantara narkotika golongan I, oleh Jaksa penuntut umum, terdakwa di jerat pasal berlapis yaitu, pasal 114 ayat 2, pasal 112 ayat 2 dan di tuntut dengan hukuman penjara selama 12 tahun, denda 1 milyard, subsider 6 bulan penjara.

Usai persidangan, Farizi, dari LBH (LACAK) selaku Kuasa Hukum Reza (terdakwa), saat di temui, mengatakan, Majelis Hakim obyektif menjatuhkan vonis 10 tahun sedikit lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum. “Upaya kita sudah maksimal dan narkoba adalah musuh negara dan tidak ada toleransi bagi pelaku guna membikin jera”, paparnya. (Met)

 

Related posts

Leave a Comment