HUKRIM 

Soejono Candra Menggugat Atas Perbuatan Para Pihak yang Melawan Hukum.

SURABAYA – Soejono Candra melalui kuasa hukumnya,melakukan gugatan terhadap para pihak diantaranya, Mei Pangestu Ningsih, Soekoyo dan Sugiharto, SH.MH. Di ruang Kartika, Pengadilan Negeri Surabaya, sidang agenda pembuktian di gelar, pada Selasa, (3/10/2017), Soejono Candra melalui Kuasa Hukumnya, Tim Kosasih Law Firm, melakukan upaya gugatan provisi (memohon kepada Majelis Hakim dalam hal arbiter guna ada tindakan sementara) berupa, mengabulkan gugatan  para penggugat juga menghukum dan memerintahkan para tergugat (Mei Pangestu Ningsih, Soekoyo dan Sugiharto, SH.MH.) untuk menangguhkan pelaksanaan atau perbuatan hukum yang di perjanjian dalam pernyataan akta jual beli No.9, akta kuasa jual No.10 dan akta pengosongan rumah No.11, yang di buat di hadapan tergugat III yaitu, notaris hingga, perkara mempunyai kekuatan hukum tetap juga menghukum para tergugat serta biaya perkara di bebankan pada para tergugat.

Perlu di ketahui, perkara ini berawal, satu buku sertifikat hak guna bangunan (HGB) nomor.94 dengan objek yang terletak di desa Waru, Kabupaten Sidoarjo, atas nama pemegang hak, Tjan Tjiin Sing, dengan surat terbitan Bank Artha Graha tertanggal 14 Juni 2004, dan satu buku sertifikat hak tanggungan nomor 577/HT/1996, di sertai 21 (dua puluh satu) buku bilyet giro Bank Buana cabang Surabaya, adalah milik penggugat untuk segera di kembalikan.
Dalam hal ini, Tjan Tjin Sing atau Soejono Candra (suami istri) merasa di rugikan secara materiil sebesar Rp.8.500.000.000 ( delapan milyard lima ratus juta rupiah) dan kerugian secara moril sebesar Rp.10.000.000.000.(sepuluh milyard rupiah).Di samping itu, para tergugat (Mei Pangestu Ningsih, Soekoyo dan Sugiharto,SH.MH.) agar di hukum dan membayar uang paksa atas keterlambatan melaksanakan putusan dalam perkara ini per hari sebesar, Rp.1 0.000.000, (sepuluh juta rupiah) yang harus di bayar tunai oleh para tergugat.

Hal hal lainya, para tergugat ( Mei Pangestu Ningsih,Soekoyo dan Sugiharto,SH.MH.) untuk tunduk dan patuh atas putusan dalam perkara ini serta menyatakan putusan dapat di jalankan terlebih dahulu meski para tergugat mengajukan upaya hukum banding, kasasi. Dalam persidangan, usai kedua pihak antara penggugat dan para tergugat (Mei Pangestu Ningsih, Soekoyo dan Sugiharto) menyerahkan bukti-bukti di hadapan Majelis Hakim, yang di ketuai oleh, Pesta Sitorus, SH, M.Hum, dengan di dampingi anggota Hakim, Sigit Sutriono, SH,M.Hum dan Yulisar, SH.MH., maka sidang di tunda dalam kurun waktu satu bulan ke depan.  (Met)

 

Related posts

Leave a Comment